Senin, 14 Desember 2015

HIPNOTIS

HIPNOTIS sering menjadi kambing hitam ketika seseorang menjadi korban kejahatan di jalan, yang kebanyakan dari korbannya adalah seorang perempuan. Merasa seperti tidak sadarkan diri dan dengan senang hati memberikan semua barang-barang berharga miliknya kepada pelaku kejahatan tanpa bisa menolaknya.
Namun sebenarnya HIPNOTIS bukanlah untuk kejahatan, lebih dari itu HIPNOTIS bisa dimanfaatkan sebagai sarana terapi penyembuhan terutama penyakit psikis dan psikosomatis.

Setiap ilmu memiliki dua sisi yaitu sisi positif dan  sisi negatif tergantung siapa yang menggunakan ilmu itu. Ibarat sebuah PISAU DAPUR, bisa digunakan untuk memasak di dapur sebagaimana mestinya fungsi diciptakannya pisau dapur tersebut. Akan tetapi pisau dapur yang tadinya diciptakan untuk memasak bisa juga digunakan untuk alat kejahatan dan melukai orang lain.

Saya bilang orang yang menggunakan HIPNOTIS untuk kejahatan adalah orang yang sangat bodoh. Mengapa saya katakan seperti itu? karena ilmu HIPNOTIS sangat bisa digunakan untuk kebaikan, membantu orang lain keluar dari masalahnya, bisa menghasilkan uang yang halal. Ada banyak kebaikan yang bisa dilakukan dengan HIPNOTIS mengapa harus melakukan kejahatan.

Oh iya, HIPNOTIS itu hanya bisa terjadi karena orang yang diHIPNOTIS (atau kami biasa menyebutnya SUYET / Subyek / Klien) mau untuk diHIPNOTIS tanpa paksaan. Tips sederhana untuk menghindari bahkan menangkal kejahatan dengan HIPNOTIS di jalanan yaitu :
"Ketika ANDA di jalan bertemu dengan orang yang belum ANDA kenal, orang tersebut sok akrab dengan ANDA dan ANDA merasa aneh dengan situasi yang sedang terjadi, katakan pada diri ANDA sendiri seperti ini -pada hitungan ketiga saya kembali normal- kemudian mulailah menghitung 1,2, dan 3 maka ANDA akan kembali normal.

Mengapa bisa demikian? karena pada dasarnya semua HIPNOTIS adalah self hypnosis atau mengHIPNOTIS diri sendiri. Maka dari itu saya katakan tadi suyet hanya bisa diHIPNOTIS saat dirinya mau untuk diHIPNOTIS, yang berarti mau mengikuti sugesti.

Kondisi HIPNOTIS tidaklah sama dengan tidur. Kondisi HIPNOTIS disebut dengan trance / trans. Saat trans tersebut filter mental seseorang sedang tidak aktif, jadi setiap sugesti yang masuk ke dalam pikiran bawar sadar bisa diterima dengan baik tanpa dianalisa oleh filter mental. Nah tugas dari filter mental di dalam pikiran manusia adalah menganalisa setiap informasi yang masuk ke otak.

Memang asyik kalau bicara soal HIPNOTIS ini, tapi cukup sampai di sini dulu ya artikelnya. Bakal disambung lagi diartikel-artikel selanjutnya. Jadi ikuti terus artikel dari saya. Jika ANDA tertarik dengan HIPNOTIS dan mau mempelajarinya bisa langsung menghubungi saya untuk mengambil kelas private atau workshop.

~Pun Ngoten Mawon~
~Udah Gitu Aja~
Salam Hipnosa

Topan Wong Jowo

0 komentar:

Posting Komentar